Rabu, 30 September 2026
Ikuti Kami
Breaking
Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya

Agri Indonesia News

Peternakan

Rahasia Kambing Gemuk Tanpa Cari Rumput Setiap Hari, Peternak Kulon Progo Antusias Ikuti Pelatihan Silase

Redaksi AIN Redaksi AIN • 02 Aug 2026 • 34 • 0 • 3 menit
Rahasia Kambing Gemuk Tanpa Cari Rumput Setiap Hari, Peternak Kulon Progo Antusias Ikuti Pelatihan Silase
KULON PROGO – Inovasi pakan ternak kembali menjadi perhatian para peternak. Melalui pelatihan pembuatan silase, peternak di Kabupaten Kulon Progo kini memiliki solusi praktis untuk menyediakan pakan berkualitas tanpa harus mencari rumput setiap hari. Silase merupakan pakan hijauan yang diawetkan melalui proses fermentasi sehingga memiliki kandungan nutrisi yang tetap terjaga, lebih tahan lama, dan dapat disimpan untuk digunakan saat musim kemarau. Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi usaha peternakan sekaligus menjaga pertumbuhan kambing agar lebih optimal. Dalam pelatihan tersebut, para peserta mempelajari teknik memilih bahan baku, proses pencacahan, pencampuran, fermentasi, hingga penyimpanan silase yang benar. Dengan keterampilan tersebut, peternak dapat memanfaatkan limbah pertanian maupun hijauan lokal menjadi cadangan pakan bernilai ekonomi tinggi. Penerapan silase memberikan banyak manfaat, mulai dari menghemat waktu dan tenaga, menekan biaya produksi, menjaga ketersediaan pakan sepanjang tahun, hingga mendukung pertambahan bobot kambing secara lebih stabil. Langkah ini juga menjadi strategi menghadapi tantangan perubahan musim yang kerap menyebabkan kelangkaan hijauan segar. Agri Indonesia News (AINEWS) menilai, pelatihan silase merupakan bagian dari transformasi peternakan modern berbasis inovasi. Dengan semakin banyak peternak menguasai teknologi pakan fermentasi, produktivitas ternak diharapkan meningkat, pendapatan peternak bertambah, serta ketahanan pangan nasional semakin kuat.( Red/PPL Kulon Progo)
Redaksi AIN
Penulis

Redaksi AIN

Jurnalis senior AGRI INDONESIA NEWS yang fokus meliput kebijakan pertanian dan ketahanan pangan nasional selama lebih dari 8 tahun.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!