Kamis, 01 Oktober 2026
Ikuti Kami
Breaking
Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya

Agri Indonesia News

AGRI NEWS

Dukung Swasembada Pangan, Polisi Malang Tanam Bawang Putih di Lahan 1,5 Ha

Redaksi Redaksi • 20 Aug 2026 • 11 • 0 • 3 menit
Dukung Swasembada Pangan, Polisi Malang Tanam Bawang Putih di Lahan 1,5 Ha

MALANG – Polres Malang bersama pemerintah daerah dan kelompok tani memperkuat dukungan terhadap program swasembada pangan nasional melalui penanaman bawang putih di lahan seluas 1,5 hektare.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (19/8/2026) di Dusun Kenongo, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Penanaman menjadi bagian dari gerakan penanaman bawang putih secara serentak di 17 provinsi di Indonesia.

Kegiatan di Malang dihadiri Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, Sekretaris Daerah Jawa Timur Adhy Karyono yang mewakili Gubernur Jawa Timur, jajaran Forkopimda Jawa Timur dan Kabupaten Malang, serta Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri.

Penanaman dilakukan secara serentak melalui konferensi virtual yang dipusatkan di Sembalun, Nusa Tenggara Barat. Di Kabupaten Malang, kegiatan melibatkan kelompok tani dan ratusan elemen masyarakat.

Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri menegaskan, Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga ikut mendorong program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Melalui penanaman bawang putih ini, kami ingin mendukung petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan,” ujar Rulian.

Lahan seluas 1,5 hektare yang digunakan merupakan milik Pemerintah Desa Sumbersuko. Dalam kegiatan tersebut ditanam sekitar 1.200 kilogram bibit bawang putih varietas Lumbu Hijau bersama Kelompok Tani Subur Satu.

Pengembangan bawang putih menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat produksi pangan dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan impor. Sebelumnya, pengembangan komoditas ini juga telah menjadi perhatian dalam penguatan swasembada pangan di Kabupaten Malang.

Program tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi dapat berkembang menjadi budidaya berkelanjutan yang memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan masyarakat sekitar.

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, penyuluh, kelompok tani dan masyarakat menjadi modal penting untuk meningkatkan produktivitas bawang putih sekaligus memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional.

Ml/,hum/red

— Iklan — PT INDOFAS AGRO NUSANTARA
Redaksi
Penulis

Redaksi

Jurnalis senior AGRI INDONESIA NEWS yang fokus meliput kebijakan pertanian dan ketahanan pangan nasional selama lebih dari 8 tahun.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!