Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi PetaniLalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual PotensiIroni Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi?Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut PerbaikanStudi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di WilayahnyaPertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi PetaniLalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual PotensiIroni Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi?Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut PerbaikanStudi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya
Petani Semangka Banyuwangi Rasakan Manfaat Dogumon Gold dari PT Indofas Agro Nusantara, Buah Lebih Besar dan Manis
Redaksi AIN
• 01 Aug 2026• 66• 0•3 menit
Banyuwangi – Petani semangka di Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, mulai merasakan manfaat penggunaan Dogumon Gold dari PT Indofas Agro Nusantara dalam budidaya semangka.
Salah satunya adalah Rama, petani setempat yang mengaku kualitas buah meningkat setelah menerapkan produk tersebut pada fase generatif tanaman.
Menurut Rama, penggunaan Dogumon Gold dari PT Indofas Agro Nusantara membantu mempertebal dinding sel tanaman sehingga tanaman menjadi lebih kokoh dan mampu menopang perkembangan buah secara optimal.
Dampaknya, buah semangka tumbuh lebih besar, memiliki tampilan yang menarik, serta menghasilkan rasa yang lebih manis saat dipanen.
"Setelah menggunakan Dogumon Gold, tanaman terlihat lebih kuat, ukuran buah lebih besar, dan tingkat kemanisannya juga meningkat," ujar Rama.
Dogumon Gold dari PT Indofas Agro Nusantara mengandung unsur hara kalium (K) yang tinggi, serta diperkaya boron dan silika. Kalium berperan dalam proses pembesaran dan pengisian buah sekaligus membantu meningkatkan kadar gula. Boron mendukung pembentukan bunga dan buah yang optimal, sedangkan silika berfungsi memperkuat dinding sel tanaman sehingga lebih kokoh dan tahan terhadap berbagai cekaman lingkungan.
Keberhasilan yang dirasakan Rama diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi petani hortikultura lainnya untuk menerapkan teknologi pemupukan yang tepat. Dengan nutrisi yang seimbang dan pengelolaan budidaya yang baik, produktivitas serta kualitas hasil panen semangka di Banyuwangi diharapkan terus meningkat, sekaligus mendukung kemajuan sektor pertanian nasional. ( M Roji)
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!