LUMAJANG, — Upaya mendorong pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan terus dikembangkan melalui pemanfaatan agens hayati. Salah satunya dilakukan melalui uji coba aplikasi Beauveria bassiana di Asri Farm, Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang.
Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa Universitas Jember (Unej) sebagai bagian dari penerapan pengetahuan dan inovasi pertanian secara langsung di lapangan.
Beauveria bassiana merupakan jamur entomopatogen yang dapat dimanfaatkan sebagai agens hayati untuk membantu mengendalikan berbagai jenis hama tanaman. Pemanfaatannya menjadi salah satu pendekatan dalam pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) secara biologis.
Heru Afandi, SP, mengatakan uji coba tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pemanfaatan agens hayati sebagai alternatif dalam pengendalian hama.
“Uji coba ini menjadi bagian dari upaya melihat penerapan agens hayati secara langsung di lapangan. Harapannya, teknologi seperti Beauveria bassiana dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat bagi pengendalian hama,” ujar Heru Afandi, SP.
Menurutnya, penerapan agens hayati perlu dilakukan secara tepat dengan memperhatikan jenis hama sasaran, kondisi tanaman, lingkungan, serta teknik aplikasinya.
Penggunaan Beauveria bassiana bekerja dengan menginfeksi serangga sasaran sehingga berpotensi membantu menekan perkembangan populasi hama. Karena itu, penerapannya dapat menjadi salah satu bagian dari konsep pengendalian hama terpadu.
Asri Farm menjadi lokasi uji coba sekaligus ruang pembelajaran untuk melihat bagaimana inovasi berbasis teknologi hayati dapat diterapkan dalam kondisi pertanian di lapangan. Kegiatan ini juga mempertemukan unsur mahasiswa, pelaku pertanian, dan pengelola lahan dalam mendorong pengembangan pertanian yang lebih berkelanjutan.
Keterlibatan mahasiswa Unej diharapkan tidak berhenti pada kegiatan uji coba, tetapi dapat dilanjutkan melalui pengamatan dan evaluasi terhadap efektivitas aplikasi Beauveria bassiana.
Pengembangan agens hayati tersebut pada akhirnya diharapkan dapat memperkuat pilihan teknologi pengendalian hama yang efektif, tepat sasaran, serta lebih ramah terhadap lingkungan.
Dengan adanya uji coba di Asri Farm Kedungrejo, inovasi pertanian berbasis hayati diharapkan semakin dekat dengan petani dan dapat menjadi bagian dari pengembangan pertanian berkelanjutan di Kabupaten Lumajang
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!