Rabu, 30 September 2026
Ikuti Kami
Breaking
Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya

Agri Indonesia News

AGRI NEWS

Mafia Beras Rugikan Rakyat, Mentan Amran Tegas: “Jangan Alihkan Isunya, Ini Penipuan”

Super Admin Super Admin • 10 Aug 2026 • 19 • 0 • 3 menit
Mafia Beras Rugikan Rakyat, Mentan Amran Tegas: “Jangan Alihkan Isunya, Ini Penipuan”

JAKARTA — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa persoalan mafia beras tidak boleh dialihkan menjadi isu lain. Ia menyebut praktik yang merugikan masyarakat tersebut sebagai bentuk penipuan yang harus diungkap secara serius.

Amran meminta semua pihak tidak mengaburkan persoalan utama dengan membangun narasi yang justru mengalihkan perhatian publik. Menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas mengenai praktik perdagangan beras yang diduga merugikan petani maupun konsumen.

Pemerintah terus mendorong pengawasan terhadap rantai distribusi dan tata niaga beras agar tidak terjadi praktik yang merugikan kepentingan rakyat. Persoalan tersebut dinilai penting karena beras merupakan salah satu kebutuhan pokok sekaligus komoditas strategis nasional.

Pernyataan tegas Mentan Amran menjadi sorotan di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan dan melindungi kepentingan petani serta masyarakat sebagai konsumen.(Stafzus/ red)

Super Admin
Penulis

Super Admin

Jurnalis senior AGRI INDONESIA NEWS yang fokus meliput kebijakan pertanian dan ketahanan pangan nasional selama lebih dari 8 tahun.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!