Banyuwangi – Petani timun emas, Abah Nuri, warga Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, berhasil menarik perhatian dengan hasil budidaya timun emas yang diklaim mencapai bobot hingga 4 kilogram per buah.
Keberhasilan tersebut disebut diperoleh melalui penerapan Ramuan Genderuwo yang dipadukan dengan Dogumon Gold, produk nutrisi tanaman yang dikembangkan oleh PT Indofast Agro Nusantara. Produk Dogumon Gold dipasarkan sebagai nutrisi tanaman dengan kandungan kalium tinggi untuk mendukung fase generatif tanaman.
Dalam kegiatan budidaya tersebut, Abah Nuri didampingi oleh Dr. Eko Pranyoto, yang dikenal sebagai Presiden Genderuwo. Pendampingan dilakukan untuk mengamati perkembangan tanaman sekaligus memberikan edukasi mengenai teknik pemupukan dan perawatan agar pertumbuhan tanaman berlangsung optimal.
Menurut Abah Nuri, kombinasi perlakuan budidaya dan penggunaan nutrisi yang tepat diharapkan mampu menghasilkan buah timun emas berukuran besar dengan kualitas yang baik. Hasil di lahan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi petani hortikultura lainnya untuk terus melakukan inovasi dalam meningkatkan produktivitas.
Ke depan, lahan budidaya timun emas di Desa Sumbersewu diharapkan dapat menjadi lokasi pembelajaran dan demonstrasi teknologi budidaya bagi petani di wilayah Banyuwangi maupun daerah lainnya. (Vif/red)
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!