Rabu, 30 September 2026
Ikuti Kami
Breaking
Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya

Agri Indonesia News

Perikanan

Perkuat UMKM dan Angkat Potensi Lada Babel, Holding Usaha Sektor Pertanian-Perkebunan Resmi Diluncurkan di Kebun Nusantara PT CAN

Redaksi Redaksi • 18 Aug 2026 • 21 • 0 • 3 menit
Perkuat UMKM dan Angkat Potensi Lada Babel, Holding Usaha Sektor Pertanian-Perkebunan Resmi Diluncurkan di Kebun Nusantara PT CAN

BANGKA BELITUNG — Upaya memperkuat sektor pertanian dan perkebunan sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memasuki babak baru. Holding usaha sektor pertanian dan perkebunan resmi diluncurkan di kawasan Kebun Nusantara PT CAN.

Peluncuran tersebut menjadi langkah strategis untuk mengembangkan potensi komoditas unggulan daerah, khususnya lada Babel, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk terhubung dengan rantai usaha pertanian dan perkebunan yang lebih terintegrasi.

Lada selama ini menjadi salah satu identitas penting sektor perkebunan Bangka Belitung. Dengan penguatan kelembagaan usaha, komoditas tersebut diharapkan tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah yang mampu meningkatkan pendapatan petani dan pelaku UMKM.

Keberadaan holding usaha sektor pertanian dan perkebunan juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara petani, pelaku usaha, UMKM, pengelola kebun, hingga pasar. Kolaborasi tersebut menjadi penting agar potensi pertanian daerah dapat dikelola secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Kawasan Kebun Nusantara PT CAN dipilih sebagai salah satu lokasi penting dalam pengembangan ekosistem tersebut. Selain menjadi bagian dari aktivitas perkebunan, kawasan ini diharapkan dapat berkembang menjadi ruang kolaborasi, inovasi, dan pengembangan produk pertanian serta perkebunan.

Penguatan UMKM menjadi bagian penting dari agenda tersebut. Pelaku usaha lokal memiliki peluang untuk mengolah komoditas pertanian menjadi produk pangan, olahan lada, produk turunan perkebunan, hingga berbagai produk kreatif yang memiliki daya saing di pasar.

Dengan dukungan ekosistem usaha yang lebih kuat, petani dan UMKM diharapkan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Mereka dapat memperoleh akses terhadap pengembangan produk, pemasaran, kemitraan, serta peluang pasar yang lebih luas.

Potensi lada Babel pun diharapkan kembali mendapatkan perhatian sebagai komoditas strategis daerah. Branding lada Bangka Belitung, peningkatan kualitas produk, pengolahan pascapanen, hingga pengembangan produk turunannya menjadi peluang yang dapat dikembangkan bersama.

Peluncuran holding usaha ini sekaligus menjadi momentum untuk mendorong sektor pertanian dan perkebunan agar semakin adaptif terhadap perkembangan zaman. Tidak hanya mengejar peningkatan produksi, tetapi juga membangun nilai tambah, memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat, dan menciptakan lapangan usaha baru.

Ke depan, sinergi antara sektor pertanian, perkebunan, UMKM dan dunia usaha diharapkan mampu membentuk ekosistem ekonomi daerah yang lebih kuat. Dari kebun hingga produk jadi, setiap mata rantai diharapkan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari semangat menjadikan potensi lokal sebagai kekuatan ekonomi daerah. Lada Babel tidak sekadar menjadi komoditas perkebunan, tetapi dapat menjadi pintu masuk bagi tumbuhnya UMKM, inovasi produk, dan kesejahteraan petani.

Dengan hadirnya holding usaha sektor pertanian dan perkebunan di Kebun Nusantara PT CAN, harapan untuk mengangkat kembali kejayaan komoditas lada sekaligus memperkuat UMKM lokal semakin terbuka. Dari Bangka Belitung, potensi pertanian dan perkebunan diharapkan mampu tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat lebih luas bagi Indonesia.

Red/hum

— Iklan — PT INDOFAS AGRO NUSANTARA
Redaksi
Penulis

Redaksi

Jurnalis senior AGRI INDONESIA NEWS yang fokus meliput kebijakan pertanian dan ketahanan pangan nasional selama lebih dari 8 tahun.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!