Rabu, 30 September 2026
Ikuti Kami
Breaking
Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya

Agri Indonesia News

Teknologi

PT Indofast Agro Nusantara Dorong Pertanian Produktif Lewat Inovasi Pupuk

Redaksi Redaksi • 08 Aug 2026 • 26 • 0 • 3 menit
PT Indofast Agro Nusantara Dorong Pertanian Produktif Lewat Inovasi Pupuk

BANYUWANGI – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian tidak hanya bergantung pada benih dan perawatan tanaman. Pemupukan yang tepat, sesuai kebutuhan tanaman dan kondisi lahan, menjadi salah satu bagian penting dalam budidaya.

Hal inilah yang terus didorong PT Indofast Agro Nusantara melalui inovasi produk pupuk dan nutrisi tanaman. Salah satu produk yang diperkenalkan adalah Dogumon, pupuk cair yang dipasarkan sebagai nutrisi tanaman sekaligus pendukung pertumbuhan dan pemulihan tanaman dari kondisi stres.

Berdasarkan informasi produk yang dipublikasikan perusahaan, Dogumon memiliki fungsi sebagai multi-nutrisi tanaman dan ZPT, dengan penggunaan yang ditujukan untuk membantu pertumbuhan tanaman serta menghadapi kondisi stres akibat cuaca maupun perlakuan budidaya tertentu.

Sementara itu, Dogumon Gold difokuskan pada kebutuhan tanaman memasuki fase generatif. Produk tersebut dipasarkan dengan kandungan kalium yang tinggi dan diarahkan untuk mendukung pembentukan serta pengisian buah atau umbi pada tanaman tertentu.

Edukasi menjadi bagian penting

Penggunaan pupuk sebaiknya tidak dilakukan sekadar mengikuti tren. Petani perlu memahami umur tanaman, fase pertumbuhan, kondisi tanah, kebutuhan unsur hara, serta dosis dan cara aplikasi yang sesuai dengan petunjuk produk.

Dengan pendekatan tersebut, pupuk dapat menjadi bagian dari manajemen budidaya yang lebih terukur. Petani juga dapat melakukan pengamatan secara berkala terhadap pertumbuhan tanaman sebelum menentukan tindakan berikutnya.

PT Indofast Agro Nusantara sendiri memperkenalkan diri sebagai perusahaan yang bergerak dalam pengembangan pupuk, termasuk pupuk berbasis teknologi nano, dengan visi mendukung pertanian yang efektif, efisien dan ramah lingkungan.

Dari produk menuju pendampingan petani

Kehadiran inovasi pupuk diharapkan tidak hanya menjadi pilihan produk bagi petani, tetapi juga membuka ruang edukasi mengenai pentingnya pemupukan berimbang dan budidaya yang lebih efisien.

Pesannya sederhana: tanaman membutuhkan nutrisi sesuai kebutuhan dan fasenya. Karena itu, kenali tanaman, pahami lahannya, gunakan pupuk sesuai petunjuk, dan lakukan evaluasi secara berkala.

Dengan edukasi yang tepat dan penggunaan sarana produksi secara bijak, petani diharapkan mampu meningkatkan efisiensi budidaya sekaligus menjaga keberlanjutan lahan pertanian.

PT Indofast Agro Nusantara – inovasi pupuk, edukasi pertanian, dan semangat untuk mendukung petani Indonesia.

Redaksi
Penulis

Redaksi

Jurnalis senior AGRI INDONESIA NEWS yang fokus meliput kebijakan pertanian dan ketahanan pangan nasional selama lebih dari 8 tahun.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!