Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi PetaniLalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual PotensiIroni Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi?Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut PerbaikanStudi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di WilayahnyaPertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi PetaniLalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual PotensiIroni Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi?Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut PerbaikanStudi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya
Harga Kopi dan Lada Tetap Stabil, Harga Beras Segar Naik
Fauziah
• 04 Aug 2026• 19• 0•3 menit
AGRI INDONESIA NEWS – Pergerakan harga komoditas pertanian pada awal Agustus 2026 menunjukkan kondisi yang relatif stabil untuk kopi dan lada. Sementara itu, harga beras segar mengalami kenaikan seiring meningkatnya permintaan dan terbatasnya pasokan di sejumlah sentra produksi.
Harga kopi di wilayah penghasil utama tercatat belum mengalami perubahan signifikan dibandingkan perdagangan sebelumnya. Begitu pula dengan harga lada yang masih bertahan pada level stabil, mencerminkan keseimbangan antara pasokan dan permintaan di pasar domestik maupun ekspor.
.
Berbeda dengan kopi dan lada, harga beras segar menunjukkan tren kenaikan. Peningkatan ini dipengaruhi oleh berkurangnya pasokan hasil panen di beberapa daerah, sementara kebutuhan pasar tetap tinggi. Kondisi tersebut mendorong harga gabah dan beras segar bergerak naik di tingkat petani maupun pedagang.
.
Pelaku usaha berharap stabilnya harga kopi dan lada dapat memberikan kepastian bagi petani dalam menjaga produktivitas. Di sisi lain, kenaikan harga beras segar diharapkan tetap berada dalam batas wajar agar menguntungkan petani tanpa membebani konsumen.
Pemerintah terus memantau perkembangan harga komoditas strategis guna menjaga stabilitas pasokan dan memastikan rantai distribusi berjalan lancar, sehingga gejolak harga dapat diminimalkan di tengah dinamika pasar. (Red/fu4)
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!