NGANJUK, — Penggunaan Dogumon dari PT Indofast Agro Nusantara mendapat perhatian dari petani bawang merah di Desa Senja, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk. Pak Viki menjadi salah satu petani yang menggunakan produk tersebut dalam budidaya bawang merahnya.
Pengalaman penggunaan Dogumon yang sebelumnya dikenal di kalangan petani Banyuwangi kini mulai berlanjut ke wilayah Nganjuk. Bagi Pak Viki, pengalaman langsung di lahan menjadi bagian penting untuk melihat kesesuaian sarana produksi dengan kondisi tanaman dan pola budidaya yang diterapkan.
Dalam kegiatan tersebut, tim lapangan Indofast, Anam, turut mendampingi proses di lapangan. Pendampingan menjadi bagian dari upaya melihat penggunaan produk secara langsung sekaligus membuka ruang komunikasi antara petani dan tim lapangan.
Pengalaman Petani Menjadi Pertimbangan
Pak Viki menyampaikan pengalamannya menggunakan Dogumon pada tanaman bawang merah. Namun, penilaian terhadap suatu produk pertanian tetap perlu dilakukan berdasarkan pengamatan di lapangan, karena pertumbuhan dan hasil bawang merah dipengaruhi berbagai faktor, seperti varietas, kondisi tanah, pemupukan, pengairan, cuaca, serta teknik budidaya.
Karena itu, pengalaman penggunaan Dogumon di lahan Pak Viki tidak serta-merta menjadi ukuran yang berlaku untuk seluruh petani. Data dan hasil pengamatan dari masing-masing lahan tetap menjadi dasar penting dalam melakukan evaluasi.
Dari Banyuwangi Menuju Nganjuk
Perjalanan pengalaman penggunaan Dogumon dari Banyuwangi menuju Nganjuk menunjukkan adanya pertukaran informasi antarpelaku pertanian. Bagi petani, informasi dari daerah lain dapat menjadi referensi, tetapi tetap perlu disesuaikan dengan kondisi lahan masing-masing.
Di Desa Senja, Kecamatan Gondang, pengalaman Pak Viki menjadi salah satu contoh bagaimana petani mencoba dan mengamati penggunaan sarana produksi secara langsung.
Dari Banyuwangi ke Nganjuk, cerita Dogumon terus bergulir. Namun bagi petani, lahan tetap menjadi tempat pembuktian—karena setiap hasil harus dilihat, diamati, dan dievaluasi secara nyata.
Vk/red
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!